Minggu, 06 Januari 2019

Tips Lulus CPNS Ala Eks Ketua Dewan Putri Racana Almaida UIN Alauddin Makassar

Kak Zuhriah, Ketua Dewan Racana Pandega (DRD) 2015 Racana Maipa Deapati UIN Alauddin Makassar.

GOWA -  Zuhriah anak dari pasangan Abdul Aziz Husnah dan Hj. Jawaria ini berhasil lulus tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada formasi hakim tahun 2017 lalu. Zuhriah lahir di Kabupaten Sidrap 11 Desember 1992.

Sebelum mendaftar cakim, Zuhriah yang hobi traveling banyak menceritakan beberapa prestasi yang ia pernah raih selama ini. Terlahir dari keluarga guru, menjadi motivasi tersendiri baginya untuk terus belajar dan berprestasi.

“Dari keluarga guru, orang tua menjadi teladan buat saya. Dalam artian ketika misalnya saya melihat orang tua berangkat ke sekolah itu sebenarnya sudah menjadi cambuk saya bahwa saya harus memberikan yang terbaik untuk orang tua”, katanya.

Rasa  ingin tahunya dan seringnya membaca mengantarkan Zuhriah mendulang berbagai prestasi semenjak di bangku sekolah. Berbagai prestasi yang pernah di dapat selama di bangku sekolah, Juara Kelas 1-6 SD, Juara Kelas VII-IX MTs dan Juara Kelas X-XII SMA. Berbagai juara yang ia pernah dapat mengantarkannya menjadi siswa teladan kabupaten Sidrap pada waktu itu.

“ketika saya berprestasi, maka itu juga akan membantu saya untuk membuat orang tua bahagia”, ungkapnya.

Tak hanya berprestasi di bangku sekolah, Zuhriah yang juga penikmat makanan yang penting halal dan thoyyiban ini juga berprestasi di bangku kuliah. Tahun 2015 ia berhasil menjadi wisudawan terbaik UIN Alauddin Makassar dengan IPK 4.00.

Aktif di organisasi kampus menurutnya bukan penghalang untuk berprestasi di akademik. Itu terbukti ia pernah menduduki beberapa jabatan di organisasi kampus, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Jururanan (HMJ) Hukum Pudana dan Ketatanegaraan (HPK) dan Katua Unik Kegiatan Mahasiawa (UKM) Pramuka UINAlauddin  Makassar. 

Menurunya lagi, prestasi yang ia raih tidak terlepas dari anugrah tuhan dan doronmgan dari orang tua.
“Semua itu adalah anugrah dari tuhan, jadi jangan pernah tinggalkan amalan-amalan agama, shalat, kalau perlu shalat-shalat yang tambanhan seperti shala tahajjud  dan Dhuha”, tambahnya.

Mendengar ada pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi hakim, tidak ia sia-siakan. Sebagai lulusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan ia tidak ingin siasia-siakan kesempatan tersebut, lulusan terbaik UIN ini membulatkan tekat untuk ikut seleksi dan akhirnya lulus.

Saat ditemui, Zuhriah yang juga alumni S2 UIN ini banyak bercerita tentang kelulusannya sebagai cakim di pengadilan Agama. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut, ia memanfaatkan dengan banyak belajar untuk mengikuti tes seleksi.

Sedikit banyak ia juga memberikan beberapa tips terkait kelulusannya. Di saat banyak orang yang mengikuti tes CPNS hanya untuk coba-coba, namun ia beranggapan berbeda. Menurutnya, kalau ingin melakukan sesuatu, harus dimantapkan sebelumnya.

“Saya banyak mendengar bahwa mereka mengikuti tes CPNS untuk coba-coba. Padahal sebenarnya kalau memang kita melakukan sesuatu harus dengan niat, artinya yang niatnya itu harus dimantapkan memang harus full memang bahwa insya Allah saya bisa lulus disini”, terangnya.

Pengurus DRD Masa Bakti 2015 Racana Almaida UIN Alauddin Makassar

Tak ingin hanya sekedar coba-coba, keseriusannya untuk mengikuti tes seleksi hakim ia buktikan dengan membeli beberapa buku dan mendownload beberapa informasi terkait seleksi penerimaan hakim.

“Nah buku itu yang kemudian saya baca berulang-ulang dan saya pelajari kemudian di samping itu selain mempelajari buku-buku download juga beberapa informasi yang berhubungan dengan tes CPNS tersebut kemudian dipelajari”, terangnya.

Terkait waktu belajar, gadis kelahiran Sidrap ini memilih waktu-waktu disaat semua orang pada umumnya sudah tidur pulas. Menurutnya, waktu-waktu seperti ini bias membuatnya fokus.

Namun menurutnya, yang terpenting adalah ridho dari tuhan. Dalam pertemuan sore itu, ia berulang kali  mengatakan bahwa apapun yang ingin kita lakukan harus dengan restu tuhan.

“Jadi kembali lagi bahwa setiap apa yang kita lakukan diniatkan dengan niat yang baik kemudian minta petolongan kepada tuhan dengan shalat, shalatnya diperbaiki, ngajinya diperbaiki, amalan-amalan sunnahnya diperbaiki. Kemudian kalau bisa didorong dengan bernazar”, tutupnya

Lantik Pengurus UKM Pramuka, Ini Pesan Rektor UIN Alauddin Makassar

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Musafir bersama pengurus dan anggota UKM Pramuka  GOWA  - Rektor Universitas Islam Neger...